Details, Fiction and aig malaysia motor insurance



Bagaimana pendapat pak Imam jika dalam hal open coverage, basis of valuation nya tidak tercantum profit (hanya Bill dan biaya packing & pengiriman) namun pada pembayaran premi dengan sistim minimum amount deposit dengan kata-kata perhitungan premi dari total revenue turnover (ada unsur income). Apabila terjadi klaim, dan liable, apakah dibayar termasuk financial gain ?

Saya tidak bisa memberikan opini dalam hal ini, Pak, sebelum memahami maksud para pihak dalam perjanjian awalnya

secara teori bisa aja dilekatkan bankers clause, namun saya tidak pernah menjumpai persyaratan “bankers clause” diminta oleh bank dalam hal LC. yang berhak mengajukan klaim tentu adalah shipper atau consignee-nya.

Kebetulan saya pengusaha di bidang ekspedisi trucking untuk export import pak dan sekarang sedang terganjal

saya minta tolong bisa gak pak coba ditampilkan salah satu gambar contoh polis asuransi pengangkutan muatan?

Tentu saja perhitungannya tidak se-simple itu maka perlu “Average Adjusters” untuk meng-hitungnya

Ya bisa saja, itu namanya “added exclusions” berarti sedari awal Penanggung sudah menyatakan tidak menjamin navigate here “penggelapan oleh sopir atau pegawai tertanggung”

sesungguhnya masalah tanggungjawab pengangkut sesungguhnya sudah diatur didalam undang-undang nomor seventeen tahun 2008 tentang Pelayaran ,yang mana diwajibkan kepada seluruh pelayaran lokal ( berbendera indonesia) untuk mengasuransikan tanggungjawabnya kepada pihak asuransi, yang jadi permasalahnya adalah Peraturan pemerintah atas undang undang tsb ( yang menjadi aturan pelaksana Undang2) sampai saat ini belum dibentuk ( kayanya masih dalam penggodokan di DPR) sungguh aneh bukan ??

Sedikit meluruskan, mengenai deklarasi GA, YAR sendiri tidak menyatakan adanya kewajiban mengenai deklarasi dan jika tidak ada deklarasi maka tidak ada GA.

Hal tesebut sangat berbeda dengan Penerbangan why not find out more , yang mana Undang undang nomor fifteen tahun 1992 tentang Penerbangan dan PP nomor 40 th 1995 , sudah mengatur tentang ganti rugi , namun sayangnya penggantian tsb dibatasi hanya sebesar Rp 40juta untuk setiap nyawa penumpang yang Meninggal didalam kecelakaan Pesawat yang dibayar oleh Asuransi milik Negara ( PT.Jasa Rahardja), sungguh ironis memang jika nyawa manusia yang notabenenya hanya menjadi korban yang tidak berdosa hanya dihargai dengan nilai yang menurut saya sangat tidak memenuhi rasa keadilan bagi si Korban, hal tsb hampir serupa dengan penggantian untuk penumpang kapal laut, Untuk itu harapan saya ( sekedar saran )agar dunia asuransi Kerugian Indonesia untuk dapat menjadi mitra Pemerintah untuk duduk bersama didalam membahas besaran penggantian yang dimaksud demi memenuhi rasa keadilan Masyarakat Indonesia yang menjadi korban kecelakaan Pelayaran maupun Penerbangan di negara kita ini.

BISA JUGA – tapi untuk 25% atau lebih harus dirinci atau disertai perincian / dokumen biaya-biaya yang dikeluarkan misalnya ongkos angkut / freight sekian

Menurut saya, apabila di dalam polis asuransi maritime cargo terdapat warranty tidak boleh overload, maka, apabila terjadi loss sehubungan ataupun tidak berhubungan dengan overload/melebihi daya angkut yang seharusnya sesuai yang telah ditentukan maka klaim yang terjadi tidak dijamin di bawah polis tersebut. Implementasi warranty di dalam polis marine (cargo dan Website hull) berbeda dengan polis-polis residence.

Bisa dijelaskan ilustrasi perhitungannya Pak? karena hinga saat ni sy blm mndpat penjelasan dri Shipper. Sya kwatir perbedaan ini akan bermasalh ketika di bea cukai. terima kasih

masuknya air laut, air danau atau air sungai ke dalam alat angkut, kapal, palka kapal, kontainer, mobil box atau tempat penyimpanan di luar kapal atau alat angkut darat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *